Minggu, 29 Oktober 2017

PERJUANGAN PEMBINA TERHADAP PRAMUKA



Ada yang sedikit terlupakan,bukan karena tanggal 14 Agustus hari Pramuka yang setiap tahun kita peringati, dan  menjelang peringatan hari Proklamasi 17 Agustus. Tapi yang terlupa oleh kita adalah sosok-sosok Pembina Pramuka yang selalu mengajarkan nilai-nilai Pancasila, moral atau karakter terpuji dan juga mendidik anak-anak negeri dengan pengetahuan akan cinta negerinya dan tentu saja cinta kepada sesama.

Para pembina yang tanpa pamrih mengorbankan waktunya demi sebuah cita-cita generasi muda dengan patriotisme yang utuh, bukan karena kepentingan kelompok tertentu tapi murni demi cita-cita luhur menitipkan nilai-nilai kehormatan, kesetiaan dan pengabdian bagi anggotanya.
Pramuka merupakan simbol kebanggaan, bahkan tak hanya pembinanya yang turut bangga melihat gelak tawa, riangnnya,solidaritas dan kreativitas para anak didiknya.karena dengan yakin dan bangganya mereka telah menitipkan sebuah generasi yang ingin mewarisi para pemimpin negeri ini dengan semangat nasionalisme yang tak perlu diragukan lagi.mengikuti Pramuka begitu menyenangkan, penuh tantangan dan tentu saja menemukan banyak teman dari berbagai penjuru daerah.. ada sosok yang membuat bangga dan begitu kagumnya,para pembina yang selalu siap mendampingi dan melatih kemandirian kami.

Mereka mengabdikan waktunya melatih dan membina.Bahkan mereka rela berlapar-lapar demi melatih kami dan tentu saja mereka rela meninggalkan keluarga mereka beberapa hari demi menjadi pembina pendamping bahkan panitia dalam kegiatan perkemahan dan jambore. Para pembina tak pernah dibayar dan tak mendapatkan bingkisan, hanya selembar piagam penghargaan atas kesuksesannya mendampingi dan menyukseskan hajat besar Tapi mereka tetap ikhlas mengabdikan ilmu dan pengalamannya tersebut.

walaupun  para pembina harus merasakan kerasnya petualangan, hujan dan panas dilalui demi sebuah tantangan dan bekal kemandirian anak-anak Indonesia. Tak sedikit para siswa yang mengeluh karena sekolah mewajibkan para siswanya mengikuti Pramuka. Bahkan jika dilihat ketika melihat persentase jumlah anggota Pramuka, maka jumlah mereka tak lebih dari separuh dari jumlah siswa seluruhnya.Hal ini sangat mengkhawatirkan karena jika kita melihat tingkat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila dan NKRI pun seperti jauh dari yang sepatutnya.

Meskipun pengabdian mereka amat tulus dan bukan karena kepentingan sebuah pekerjaan, paling tidak pemerintah memperhatikan kehidupan mereka. Pemerintah menghargai jasa para pembina yang tak pernah mendapatkan perhatian, mereka membina moral Pancasila dan membentuk kepribadian anak-anak Indonesia dengan pengabdian yang tulus. Memberikan penghargaan tanpa mereka minta. Semua akibat dari apresiasi yang tinggi terhadap kesetiaan para  Pembina ini dalam membangun generasi mandiri dan berkarya serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Salam Pramuka!

Kami adalah Gerai pramuka yang melayani jual beli perlengkapan pramuka terlengkap dan berkualitas,Dan bisa kirim ke seluruh Indonesia.
contact person via HP/SMS/WA di No 087773777077



Tidak ada komentar:

Posting Komentar