Ada yang sedikit terlupakan,bukan karena tanggal
14 Agustus hari Pramuka yang setiap tahun kita peringati, dan menjelang
peringatan hari Proklamasi 17 Agustus. Tapi yang terlupa oleh kita adalah
sosok-sosok Pembina Pramuka yang selalu mengajarkan nilai-nilai Pancasila,
moral atau karakter terpuji dan juga mendidik anak-anak negeri dengan
pengetahuan akan cinta negerinya dan tentu saja cinta kepada sesama.
Para pembina yang tanpa pamrih mengorbankan
waktunya demi sebuah cita-cita generasi muda dengan patriotisme yang utuh,
bukan karena kepentingan kelompok tertentu tapi murni demi cita-cita luhur
menitipkan nilai-nilai kehormatan, kesetiaan dan pengabdian bagi anggotanya.
Pramuka merupakan simbol kebanggaan, bahkan tak
hanya pembinanya yang turut bangga melihat gelak tawa, riangnnya,solidaritas
dan kreativitas para anak didiknya.karena dengan yakin
dan bangganya mereka telah menitipkan sebuah generasi yang ingin mewarisi para
pemimpin negeri ini dengan semangat nasionalisme yang tak perlu diragukan lagi.mengikuti
Pramuka begitu menyenangkan, penuh tantangan dan tentu saja menemukan banyak
teman dari berbagai penjuru daerah.. ada sosok yang membuat bangga
dan begitu kagumnya,para pembina yang selalu siap mendampingi dan melatih
kemandirian kami.
Mereka mengabdikan waktunya melatih dan membina.Bahkan
mereka rela berlapar-lapar demi melatih kami dan tentu saja mereka rela
meninggalkan keluarga mereka beberapa hari demi menjadi pembina pendamping
bahkan panitia dalam kegiatan perkemahan dan jambore. Para pembina tak pernah
dibayar dan tak mendapatkan bingkisan, hanya selembar piagam penghargaan atas
kesuksesannya mendampingi dan menyukseskan hajat besar Tapi mereka tetap ikhlas
mengabdikan ilmu dan pengalamannya tersebut.
walaupun para pembina harus merasakan kerasnya
petualangan, hujan dan panas dilalui demi sebuah tantangan dan bekal
kemandirian anak-anak Indonesia. Tak sedikit para siswa yang mengeluh karena sekolah mewajibkan para
siswanya mengikuti Pramuka. Bahkan jika dilihat ketika melihat persentase
jumlah anggota Pramuka, maka jumlah mereka tak lebih dari separuh dari jumlah
siswa seluruhnya.Hal ini sangat mengkhawatirkan karena jika kita melihat
tingkat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila dan NKRI pun seperti
jauh dari yang sepatutnya.
Meskipun pengabdian mereka amat tulus dan bukan
karena kepentingan sebuah pekerjaan, paling tidak pemerintah
memperhatikan kehidupan mereka. Pemerintah menghargai jasa para pembina yang
tak pernah mendapatkan perhatian, mereka membina moral Pancasila dan membentuk
kepribadian anak-anak Indonesia dengan pengabdian yang tulus. Memberikan
penghargaan tanpa mereka minta. Semua akibat dari apresiasi yang tinggi
terhadap kesetiaan para Pembina ini dalam membangun generasi mandiri
dan berkarya serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Salam Pramuka!
Kami adalah Gerai pramuka yang melayani jual
beli perlengkapan pramuka terlengkap dan berkualitas,Dan bisa kirim ke seluruh
Indonesia.
contact person via HP/SMS/WA di No
087773777077
